Aksi Tak Terpuji Pepe Menuai Kecaman

Insiden tidak terpuji Pepe menginjak tangan Lionel Messi pada El Clasico pertemuan pertama perempat final Copa Del Rey, Kamis (19/01) dini hari tadi menuai kecaman dari berbagai pihak.

Aksi Pepe tersebut memang luput dari pandangan wasit Cesar Muniz Fernandez yang lebih berkonsentrasi memberi kartu kuning kepada Jose Callejon usai ia menjatuhkan Messi di menit ke 68. Entah disengaja atau tidak, Pepe yang sebenarnya sudah mendapatkan kartu kuning di babak pertama tertangkap kamera menginjak tangan Messi.

Bukan hanya Cules (sebutan fans Barca) saja yang geram dengan aksi bek yang diplot sebagai gelandang bertahan dalam laga semalam tersebut. Beberapa pesepakbola tersohor juga mengecam aksi tidak terpuji gelandang Real Madrid tersebut melalui Twitter.

"Pepe. Sungguh idiot. Suatu saat orang lain akan menyingkirkanmu," kecam striker Manchester United, Wayne Rooney melalui akun pribadi Twitternya.

Rekan tim Rooney, Tom Cleverley juga ikut mengutuk, "Ayolah Pepe, kamu membunuh permainan itu."

Bek naturalisasi tim nasional Indonesia, Diego Michiels juga tak mau ketinggalan dan malah menambahkan hashtag #antiPepe dalam kicauannya tersebut. "Pepe, mandilah saja kau. #antiPepe," tulis Diego.

Pepe kemudian ditarik keluar pada menit ke-80 dan digantikan Esteban Granero. Sedangkan laga tersebut akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 2-1.

Happy Birthday, Pep!

Kemenangan Barcelona atas Real Madrid di Santiago Bernabeu menjadi kado manis di ulang tahun Josep Guardiola yang ke-41. Bertepatan dengan hari kelahirannya, Rabu (18/01), Guardiola memimpin pasukan La Blaugrana untuk menundukkan Los Blancos dengan skor tipis 2-1 setelah sempat tertinggal dari gol Cristiano Ronaldo di babak pertama.

Barca TV memberikan hadiah ulang tahun kepada Guardiola dengan rangkuman rekaman jejak Guardiola di Barcelona. Bermula dari seorang anak kecil yang menempa diri di La Masia, kemudian menjelma menjadi gelandang hebat, mengenakan ban kapten pasukan Catalunya, hingga akhirnya menjadi pelatih tersukses sepanjang sejarah klub.

Guardiola Yakin Barca Mampu Atasi Madrid di Copa Del rey

Pelatih Barcelona, Josep Guardiolapercaya bahwa para pemainnya bisa mengatasi tekanan yang bakal muncul di Copa Del Rey ketika menghadapi musuh bebuyutan mereka, Real Madrid.

Barca dan Madrid memang ditakdirkan untuk selalu bersaing meraih kejayaan di Spanyol, kini setelah bersaing di La Liga di mana mereka berselisih lima poin, mereka bakal adu kekuatan di 'final dini', di mana mereka saling bertemu di babak quarter final Copa Del Rey.

Dan kepercayaan diri tinggi pun diapungkan oleh Guardiola, dirinya yakin para pemain Barca bakal mampu mengatasi pemain Madrid.

"Ini adalah pertandingan Copa, bukan liga. Saya belum melihat tanda-tanda bahwa pemain saya tak ingin memenangkan gelar juara dari semua kompetisi yang diikuti," ujar Guardiola pada Marca.

"Dalam hal ini, para pemain saya terus berhasrat untuk memainkan pertandingan yang baik dan mereka akan mampu mengatasinya," tandas Guardiola.

Senada dengan sang pelatih, gelandang Andres Iniesta juga ingin memenangkan pertandingan ini.

"Ini akan menjadi pertandingan yang indah bagi para penonton dan juga para pemain. Saya yakin ini akan menjadi pertarungan yang indah dan ketat," ujarnya. 

Casillas Merasa El Clasico Tak Lagi Istimewa

Pertemuan antara Real Madrid dan Barcelona selalu menarik perhatian publik sepak bola dunia. Kini Iker Casillas justru merasa kegemerlapan El Clasico telah berkurang.

Pertemuan Los Blancos dan Barca yang terlalu sering menjadi alasan bagi pendapat Casillas. Kedua tim telah bertemu sebanyak tiga kali musim ini. Dua kali di Super Copa dan sekali di La Liga. Casillas mengakui bahwa El Clasico tidak lagi terasa istimewa seperti dulu.

"Ketika pertandingan yang dijalani hanya sedikit maka itu dapat dimaklumi namun ketika terlalu sering maka Anda akan merasa capek dengan semua itu," ujar Casillas.

"Menurut pendapat saya, setelah kami menjalani banyak pertandingan, kadang itu rasanya seperti sedikit berkafein."

Madrid akan kembali bertemu dengan Barca seandainya tim Catalan tersebut mampu lolos ke babak perempat final Copa del Rey. Jika hal itu memang terjadi maka mereka akan bertemu di Santiago Bernabeu pada tanggal 18 Januari. Tujuh hari kemudian mereka akan bertemu di Nou Camp

Jadwal Perempat Final Copa Del Rey 2011-2012

Barcelona memastikan diri menyusul tujuh tim yang sudah menunggu mereka di babak perempat final Copa del Rey 2011-2012.

Sayangnya, final terlalu dini pecah di babak ini karena Real Madrid lah yang akan menjadi lawan Barca, El Clasico pun pecah di babak ini. Santiago Bernabeu akan menjadi tempat pertama berlangsungnya El Clasico pada 18 Januari nanti, disusul sepekan kemudian Real harus berusaha mempertahankan mahkota mereka di Nou Camp.

Selain El Clasico, partai menarik juga terjadi di 8 besar ini. Derby Valencia antara Levante dan Valencia pun pecah di babak perempat final ini. Berikut daftar lengkap tim penghuni 8 besar Copa Del Rey beserta jadwal pertemuan mereka:
Mirandes vs Espanyol
Leg 1, Rabu 18/01/12     Espanyol - Mirandes   
Leg 2, Rabu 25/01/12     Mirandes - Espanyol

Mallorca vs  Athletic
Leg 1, Rabu 18/01/12     Athletic    -     Mallorca
Leg 2, Rabu 25/01/12     Mallorca     -     Athletic

Real Madrid vs Barcelona
Leg 1, Rabu 18/01/12     Real Madrid -  Barcelona
Leg 2, Rabu  25/01/12    Barcelona     - Real Madrid

Valencia vs Levante
Leg 1, Rabu 18/01/12     Valencia     -     Levante
Leg 2, Rabu 25/01/12     Levante     -     Valencia

Messi Dijuluki 'Tuhan' Dalam Lukisan



Sebuah perusahaan desain di Barcelona, Axe Coulours, merayakan prestasi hattrick Lionel Messi untuk menjadi pemain terbaik dunia (Ballo d'Or) dengan memberi kado spesial sebuah lukisan berukuran besar di dinding atau yang biasa disebut mural.

Mural tersebut melukiskan gambaran diri seorang Messi dengan 3 piala Ballon d'Or berwarna keemasan dan yang istimewa dari mural ini adalah mereka memutuskan untuk memberikan bintang Barca berumur 24 tahun itu bintang 'Di0s' (Dios berarti sama artinya dengan Tuhan dalam bahasa Spanyol) yang sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan Maradona.

Mungkin Axe menganggap Messi pantas disebut Tuhan atau dewanya sepakbola, setidaknya di Barcelona, tidak seperti Maradona yang menjadi sebuah 'agama' baru di Argentina.

Axe sebelumnya juga pernah membuat mural yang sama untuk sebuah penghormatan bagi Michael Jackson, king of pop yang meninggal pada tahun 2009 lalu.

Spotlight on Betis

Barça’s opponents on Sunday, Real Betis, are one of the most historic clubs in Spain and although they only got back into the top flight this season, they won the 4th ever Spanish League in 1935 and in more recent times the Spanish Cup in 1977 and 2005.



History

Betis spent two seasons in the second division before winning the league title and promotion
in 2011 and in their last league game at the Camp Nou in 2009, they lost 3-2, with Eto’o (2) and Gudjohnson getting the Barça goals, whilst the 1-1 draw they managed in Barcelona in 2007 – with a last gasp equaliser from Sobis - handed Real Madrid a league lead they never gave up. Last season Betis lost 5-0 to Barça in the Spanish Cup in Barcelona, though they inflicted a rare defeat on Guardiola’s team in the return leg.

This season so far

Betis made a great start to the season and won their first three games to go top of the table
before reality set in and they went on a disastrous run of ten games in which they managed
just one draw and nine defeats and dropped into the relegation fight. They seemed to have
turned around that horrible run and despite getting knocked out of the Cup by second division teamCordoba, they have won their last three league games against Valencia, Atletico Madrid and Sporting to move into a comfortable 10th place on 22 points.

Ones to watch

Betis look likely to start with their leading scorer Ruben Castro and Paraguayan Roque Santa
Cruz up front. Castro has bagged five goals so far this season – though he managed 27 in last
year’s promotion winning campaign – and is a well travelled, experienced front man, as is
Santa Cruz, who as well as being his country’s leading scorer, has played in three World Cups.
Santa Cruz signed from Manchester City in August 2011, having previously made his name in
the Premier with Blackburn Rovers after signing from Bayern Munich.

Coach

Pepe Mel was a player at Betis between 1989 and 1993 and rejoined the club as coach in 2010
when he took them to the second division title and promotion and has made his name as
manager who likes to bring in youngsters and plays an open attacking game. His ambition is
clear and he has claimed: “I’m 48 and I know I have things still to achieve. I’m excited at the
prospect of Betis becoming well known in Europe – well known for our young President, young
coach and young players. It’s not a short term thing, but we want the Cha

Web Design

image

Web Development

Donec varius tempor hendrerit. Nam convallis est ut lacus ullamcorper vitae scelerisque enim lobortis. Nam ut ipsum nec magna facilisis auctor ut porttitor enim.

Followers

Left Content

Diberdayakan oleh Blogger.
image

Visual Designs

Nunc sed pharetra dui. Donec malesuada rutrum imperdiet. Etiam nec risus sit amet diam malesuada dictum non vitae est. Vivamus ac odio eros.

About Me

Right Content

Recent Projects

  • Intrepidity Blue Blogger Template
  • Intrepidity Green Blogger Template
  • Intrepidity Red Blogger Template
  • Intrepidity Silver Blogger Template